Peluang Bisnis Oriflame

Halo perkenalkan nama saya Lizami Daeli. Saya adalah seorang Ibu Rumah tangga, punya Suami dan 4 orang anak. Usia saya menjelang 40 tahun. Latar belakang kehidupan saya adalah dari keluarga yang hidup susah, alias ekonomi lemah. 

Saya pergi meninggalkan kampung halaman pada tahun 1994 untuk tujuan mencari pekerjaan di Negri Orang demi masa depan yang lebih baik. Dengan keterbatasan pendidikan dan pengalaman, saya tidak punya banyak Pilihan untuk mencari pekerjaan yang lebih layak. Pertama saya bekerja di toko dengan gaji pertama saya pada saat itu hanya Rp.75.000. Saya hanya bekerja beberapa bulan saja, kemudian saya berpikir untuk mencari pekerjaan yang lebih baik lagi dengan penghasilan yang lebih.

Namun sekali lagi, karena ijazah saya yang hanya SMA, saya tidak punya banyak pilihan. Akhirnya seseorang menawarkan saya bekerja di salah satu koperasi simpan pinjam. Syarat masuk ke situ adalah Ijazah Asli diserahkan sebagai Jaminan karena pekerjaan itu berhubungan dengan uang. Lagi- lagi saya bercerita tentang gaji saya saat itu hanya Rp.25000. Saya bekerja disana selama 1 tahun dan akhirnya saya dimutasikan ke daerah yang sangat jauh dan sangat asing bagiku.

Dengan berbagai alasan akhirnya saya mengundurkan diri dan memilih kerja di Koperasi yang lain yang berdomisili di Tarutung juga. Singkat cerita, saya bekerja lagi di sana selama 2 tahun dan akhirnya mengundurkan diri dan mencoba untuk mencari ketrampilan menjahit. Saya mulai belajar menjahit dan puji Tuhan saya mulai bisa menjahit sekitar 6 bulan, hingga akhirnya saya juga mulai menerima jahitan. Hari-hariku disibukkan dengan jahitan, dimana saya harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama dengan adek saya yang masih sekolah SMA kala itu.

Saya juga mencari kesibukan lain yaitu berjualan jajanan dan cemilan seadanya untuk mengisi kekosongan waktu. Saya juga pernah ikut  teman untuk bercocok tanam sayuran, jagung dan kacang tanah, kemudian saya jual di pasar pagi. Pekerjaan itu tidak lama saya tekuni  karena saya tidak punya keahlian di bidang itu. Hingga suatu saat saya menemukan Pria yang sangat saya Cintai dan akhirnya saya menikah dengannya.

Menjalani hidup baru, tentunya saya tidak pernah tinggal diam menunggu pemberian suami. Saya juga belajar membuat keripik pedas untuk dijualm sambil tetap menjahit. Hasilnya tidak terlalu banyak, tapi capeknya banyak. Hehehe.. Mulai dari mencari bahan, kemudian proses pembuatannya yang sangat membosankan.

Selama saya membuat keripik, saya punya pengalaman pahit yaitu ketika minyak bekas penggorengan ubi masih panas, tiba-tiba ada anak teman yang  datang. Saya sedang di Loteng ketika itu, lalu saya dengar suara minyak yg masih panas “” ssssssssss”””. Ternyata si anak mainin minyak itu dengan meludahinya. Mungkin si anak ketakutan dengan suara minyak itu, dia terkejut dan menyenggol minyak ini sampai tumpah dan dia terjatuh sambil terduduk di minyak itu. “Astaga…. Tuhan, tolonglah”. Si anak segera kami bawa untuk berobat tradisional, tapi apa daya inilah yg terjadi, si anak harus menderita Luka bakar yg parah, dan sekarang sudah sembuh meski bekas luka masih ada. Saya merasa sangat bersalah.

Kemudian si buah hati kami lahir dan berusia 6 bulan, artinya dia sudah mulai merangkak. Yang namanya menjahit itu tidak lepas dari benda tajam, misalnya jarum dan gunting. Akhirnya suami meminta saya untuk berhenti menjahit supaya fokus mengurus anak. Saya juga mulai belajar membuat Kue bolu bersama dgn suami dan lama kelamaan dengan bantuan ilmu dari mendiang Ibu Mertua juga sambil belajar sendiri dari buku, akhirnya saya sudah bisa membuat beberapa macam kue basah, kering, cake dan Blackforest. Pelanggan sudah mulai ada, dan saya juga mencoba untuk jualan kelontong sebagai sambilan. Membuat kue itu sakit benar lho teman-teman, apalagi kalau ada pesanan, tidurnya sampai jam 3 pagi.

Kadang karena tertidur, ngantuk, kuenya sampai gosong dan rumah hampir terbakar dipenuhi asap. Tapi bersyukur Tuhan menyelamatkan kami dan seisi rumah.

Pertemuan saya dengan ORIFLAME

Saya bergabung di Oriflame awalnya hanya untuk menghargai teman saya yang mengajak saya ke Pertemuan Oriflame. Dia menawari saya berlian dan katalog-katalog produk lainnya. Saat itu saya tidak membeli karena uang saya belum cukup untuk beli-beli yang begituan, menurut aku itu bukan kebutuhan utamaku. 

Lalu si Ibu mengajak aku ke Pertemuan Oriflame yang saat itu aku tidak perduli karena saya tidak mengerti apa-apa tentang bisnis MLM. Hari  itu Minggu, tgl 08 Mei 2005. Aku sih ga ngerti, ga masuk akal, tapi untuk menghargai si Ibu tadi, saya join dan mendaftar. Tidak tahu apa yang aku harus lakukan saat itu, tapi oleh bantuan Ibu itu, akhirnya saya juga termotivasi untuk menawarkan produk Oriflame. Lambat laun saya mulai tertarik dengan Oriflame. Planggan pertama saya adalah tetangga saya yg belanja sekitar 400ribuan. Saya order langsung melalui Upline gede di Medan, yaitu Bapak Walden silalahi. Barang datang dan saya berikan ke Tetangga yang memesan, tapi teman-teman  tau ga… yang terjadi adalah Air mataku harus bercucuran karena barang pesanannya tidak jadi diambil dengan alasan kata temannya produk Oriflame tidak bagus. Oh No…..!!! Saya harus kuat dan berusaha tegar dan menjadikan ini sebagai motivasi saya untuk menjual ke lain orang.

Bulan ke 2 saya bergabung, akhirnya saya mulai menemukan orang-orang yang mau bergabung, dan di bulan yang sama saya mulai dapatkan 6% bonus uang. Saya semakin yakin bahwa Oriflame adalah tempat saya berbisnis untuk mewujudkan Impian saya. Saat itu hatiku masih belum Full untuk Oriflame. Aku masih melirik dan mengerjakan beberapa MLM. Selama itu aku hanya bisa meraih Level director dan mendapatkan gaji sekitar 7 jutaan/ bulan.

Beberapa tahun di Level Director, sangat membosankan, sampai akhirnya di tahun 2013 saya memutuskan untuk meninggalkan Bisnis MLM yg lain dan Puji Tuhan, saya pun mulai mengerti sistemnya dan akhirnya naik level ke Gold Director dengan gaji sekitar 10 sampai 14jt/bulan.

Namun untuk mengerjakan Bisnis Oriflame ini, banyak banget tantangan dan penolakan yang saya hadapi. Tapi itu semua terbayarkan  dengan perubahan hidup serta kebebasan Financial mulai saya nikmati.

Ini yang telah saya dapatkan bersama oriflame

Banyak Imbalan yang saya dapatkan di Oriflame ketika sudah mencapai level Director. Antara lain :

1. Tiket untuk mengikuti Seminar dan menginap di Hotel Berbintang Tahun 2006, 2007, 2008.2015

2. Note Book Acer

3. Ipad

4. Honda Scoopy

5. Uang Tunai

6. Mas Antam 20gr

7. Liburan Gratis ke Turky 

8. Next Liburan ke Bangkok 

Dan masih banyak lagi hadiah-hadiah lainnya yang buat aku semakin percaya pada Bisnis Oriflame.

Bukan itu saja, hal yang paling penting menjadi bagian dari Oriflame adalah saya banyak belajar berbagai hal, memahami berbagai karakter dan ini secara tidak kusadari sudah membangun sikap dan kepribadian yang profesional, sekalipun saya tidak punya latar belakang pendidikan yang tinggi.

Teman saya juga semakin banyak di seluruh Indonesia.

Kini saatnya Anda bisa seperti saya

Jika teman-teman tertarik dengan pengalaman saya di atas dan mau bergabung bersama saya di bisnis ini, itu adalah keputusan yang sangat baik.

Oriflame menawarkan 3 hal untuk mengubah hidupku dan juga anda yang mau bergabung, yaitu :

* Look Great

* Make Money

* Have Fun

Ini semua bisa anda dapatkan jika anda punya Impian yang kuat yang akan segera diwujudkan bersama Oriflame.

Saya senang mengajak orang untuk bergabung di Bisnis ini supaya semua orang bisa mengakui dan merasakan betapa Hebatnya Bisnis Oriflame yang bisa dikerjakan oleh siapa saja dan kapan saja, tidak mengutamakan keahlian dan pendidikan, cocok untuk semua orang, dan yang paling penting adalah bisnis ini BISA DIWARISKAN.

Saya juga ingin membantu teman-teman yang ingin punya penghasilan dari rumah, terutama mereka yang punya latar belakang Hidup Susah dan mau Berjuang meraih Impian Seperti AKU.

Silahkan call dan sms segera 081361387412

Mau info lebih lanjut ?

Masukkan nama dan email Anda di bawah ini